Berkenalan dengan Para Penolong Laboratorium Mikrobiologi

KJSAJK
Sumber : Google Image

 

Pasti setiap kalian mau praktikum biasanya materi awal praktikum selalu aja pengenalan alat dan keterampilan di laboratorium. Pernah tidak berfikir kenapa harus jadikan itu materi praktikum, kenapa kita ngak disuruh aja cari di internet terus pelajarin aja, sudah. Gini yah kenapa kalian wajib tau tentang itu. Pertama, kawan-kawan diharapkan bakalan ngerti pentingnya keselamatan kerja di dalam laboratorium mikrobiologi. Standar keselamatan penting benget karena ini berhubungan hidup dan mati (langsung ingat lagunya starla). Kalau kawan-kawan Cuma baca kadang nggak ngerti terlebih lagi rata-rata nih menurut survei orang lebih cepat ngerti kalau liat langsung atau mempraktekannya (survei abal-abal). Terus yang kedua, kalian bisa memahami prinsip kerja, prosedur kerja, dan fungsi alat-alat serta instrumen di laboratorium mikrobiologi.Khususnya, laboratorium mikrobiologi kalian harus mengenal alat dan instrument yang digunakan. Bukan hanya itu, kalian juga harus tau media dan larutan apa yang biasa digunakan di dalam praktikum mikrobiologi. Ini dia alat,instrument, media, serta larutan yang biasa digunakan serta fungsinya. Saya kasi kawan-kawan peralatan dilaboratorium yang mungkin belum ditemukan pada laboratorium lainnya Lanjutkan membaca “Berkenalan dengan Para Penolong Laboratorium Mikrobiologi”

Iklan

Proses Sterilisasi dan Jenis Media

uytt
sumber : Google image

Blog saya kali ini merupakan salah satu praktikum saya di laboratorium mikrobiologi. Pertama kali mendengar judul paktikum ini saya langsung bisa menebak apa yang akan kita lakukan terlebih lagi dengan kata sterilisasi. Nah, sekarang saya akan membahas sedikit mengenai hal tersebut di post saya kali ini. Kita pasti sudah sering mendengar orang yang berbicara mengenai steril. Namun kebanyakan orang memiliki  pengertian steril yang berbeda-beda. Kebanyakan mereka berfikir kalau steril sudah pasti yang kelihatanya bersih. Jangan salah kawan-kawan, mikroorganisme atau dosen saya bilang “Makhluk Halus” ada yang sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang atau dengan kata lain harus ada bantuan mikroskop untuk mengamatinya. Ada juga nih yang nggak peduli yag namanya steril karena bagi mereka yang penting nggak ada najisnya yah….udah bersih. Ini nih salah satu alasan kenapa saya harus bahas ini. Ini dia jawabannya kawan-kawan…!!!!

#Sterilisasi….Apaan Emeng?

Sterilisasi sebenarnya merupakan proses memubunuh atau mematikan mikroorganisme yang tidak diinginkan. Sterilisasi sih tujuannya yah biar bebas tuh dari yang namanya mikroorganisme yang dapat membahayakan hidup kalian kawan-kawan. Sesuatu dikatakan steril jika tidak ada lagi mikroba atau mikroorganisme yang dapat mengganggu ataupun merusak media telah mati atau tak teridentifikasi lagi. Sterilisasi dalam mikrobiologi berarti membunuh atau mematikan mikroorganisme pada alat dan instrument. Selain itu steril juga syarat mutlak untuk menghilangkan seluruh mikroorganisme yang ada pada alat-alat yang akan digunakan selama praktikum berlangsung.

Sterilisasi dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu secara mekanik (Filtrasi) menggunakan suatu saringan yang berpori sangat kecil sehingga mikroba tertahan pada saringan tersebut. Sterilisasi mekanik biasanya digunakan pada bahan yang tidak tahan  panas seperti antibiotik dan enzim. Sterilisasi secara fisik (Pemanasan dan Penyinaran) dengan menggunakan Autoclave yang mensterikan menggunakan uap air panas bertekanan tinggi hingga suhu 121°C selama 15 menit dengan tekanan 1 atm. Terakhir, sterilisasi  secara kimiawi menggunakan senyawa desinfektan berupa alkohol 70%. Terus kenapa harus alcohol 70%, itu karena Hal tersebut dilakukan karena alkohol dapat mendenaturasi protein sel pada bakteri sehingga merusak dan menghambat pertumbuhan bakteri dengan membuang komponen intraseluler yang akan menghambat sintesis materi genetiknya. Selain itu, alkohol juga melarutkan membran lemak dan menyerap kandungan air pada bakteri sehingga bakteri mengalami kerusakan dan mati.

#Terus….Kok Pake Bahas Media Juga Sih!!!!

Selain itu, pembuatan media berhubungan dengan sterilisasi karena media merupakan rumah atau tempat tinggal bagi mikroorganisme untuk tumbuh yang harus steril agar hanya mikroba yang ingin ditumbuhkan yang berkembang di medium tersebut. Medium adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran nutrisi untuk menumbuhkan mikroorganisme. Selain untuk menumbuhkan mikroorganisme, me dium dapat digunakan untuk isolasi. Pengujian sifat-sifat fisiologi, dan perhitungan jumlah mikroorganisme. Pengetahuan tentang habitat normal mikroorganisme sering berguna untuk menentu kan medium yang cocok karena kebutuhan tergantung lingkungan alaminya. Meskipun persyaratan medium untuk menumbuhkan mikroorganisme sangat beragam, namun sebagai organisme hidup mempunyai kebutuhan dasar yang sama yaitu memerlukan sumber karbon, energi, nitrogen, fosfat, dan mineral yang merupakan sumber nutrisi dan energi (Rahmawati, 2012).

#Ini Nih Jenis Media Pertumbuhan Mikroba!!!

Ada beberapa jenis media untuk pertumbuhan mikroorganisme. Berdasarkan komposisi kimiawi komponen penyusun medium, medium dibedakan menjadi dua kategori yaitu medium kompleks (complex) dan sintetik (defined). Medium dapat dibedakan menjadi tiga berdasarkan konsistensinya yaitu medium cair, semipadat, dan padat. Medium menurut kegunaannya dibedakan menjadi selektif, diferensial, dan pengayaan

Media adalah suatu substrat makanan yang diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan mikroba. Jenis media yang sering digunakan dalam proses pertumbuhan mikroba adalah Glucose Peptone Broth (GPB) yang mendukung pertumbuhan khamir dan kapang, Potato Dextrose Agar (PDA)  yang mendukung pertumbuhan jamur dan kapang, Plate Count Agar(PCA) yang dapat menumbuhkan bakteri, khamir dan kapang, Nutrient Agar (NA) untuk pertumbuhan bakteri dan kultur, dan Yeast Extract Agar (YEA) yang menumbuhkan kapang dan khamir serta bakteri.

Itulah penjelasan singkat mengenai sterilisasi dan pembuatan media.  Sebenarnya masih banyak hal yang harus kalian ketahui tentang sterilisasi dan pembuatan media jadi kawan-kawan harus lebih sering baca lagi dan jangan lupa kunjungi blog ini lagi. InsyaAllah akan ada post-post berikutnya yang pastinya informatif, dan pastinya besar harapan saya post ini bermanfaat bagi kawan-kawan, karena seseorang yang berilmu belum bisa dikatakan berilmu sebelum bisa membagi dan memanfatkan ilmunya. Terima kasih telah mengunjungi blog ini, see you in the next post and  please, give your comment!!!

Support by:

Rahmawati. 2012. Penyiapan Media Mikroorganime.Yogjakarta:Universitas Negri Yogjakarta.

Suriawiria. 2005. Mikrobiologi Dasar. Jakarta: Papas Sinar Sinanti.

Widodo.2014. Mikrobiologi Edisi 2. Tangerang Selatan: Universitas terbuka.

 

Hama Tanaman Jeruk Keprok
sumber : google image

Pernah ngak sih kalau kawan-kawan nih… mahasiswa ilmu dan teknologi pangan kira-kira pernah mikir  bakalan berkutak dengan yang namanya MIKROORGANISME nggak sih. Kalau pun ada, saya berani taruhan pastinya jarang atau bahkan bisa dihitung pake jari kaki yang pernah miikirin hal itu. Kenapa saya berani bilang gitu, karena rata-rata dibenak kalangan masyarakat jurusan ini sebelaas duabelasan sama tata boga, kalau dibilang kayak kakak adik gitu (ini survei intrapersonal). Teryata dijurusan ini kawan-kawan mesti belajar yang namanya inokulasi mikroba. Seperti yang telaah saya bahas dipost sebelumnya mengenai proses sterilisasi dan jenis media. Dipost itu, saya bahas tentang media pertumbuhan mikroorganisme tersebut. Kalau kalian belum baca post sebelumnya, saya saranin banget baca dulu biar bisa mengerti postigan ini. Lanjutkan membaca “Inokulasi Si Aspergillus Niger Berparas Hitam Di Balik Jeruk Busuk”

Judul pos blog

Ini adalah pos placeholder. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

Judul pos blog

Ini adalah pos placeholder tambahan. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

Judul pos blog

Ini adalah pos placeholder tambahan. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑